Showing posts with label Sajak and Puisi. Show all posts
Showing posts with label Sajak and Puisi. Show all posts

Friday, June 1, 2007

Suara Hati : Diriku dan DiriNya

( SUARA HATI )
Diriku dan DiriNya


Diriku, apa hakekat penciptaanku
DiriNya, adakah ia meminta lebih dari diriku
Diriku, hendak kemana langkah mungilmu
DiriNya, ia tak harapkan apapun dari diriku.

Actually….
Andai Ia tahu betapa diriku ingin merengkuhNya dalam hitungan detik dalam satu hari saja
Andai Ia tahu senyum keridhoaanNya sangat berarti untukku

Diriku ingin dicinta DiriNya
Diriku ingin disayang DiriNya
Diriku ingin dekat DiriNya
Dan diriku tak ingin ada dirimu menghalangi cintaku untukNya
Dan diriku tak ingin ada dirimu menghalangi sayangku untukNya
Dan diriku tak ingin ada dirimu menghalangi kedekatanku padaNya

Diriku akan kah ku mampu mencapai cinta tertinggi untukNya
Shiroth, ya diriku ingin melewatinya secara pasti
Shiroth, ya diriku ingin secepat kilat melewatinya
Surga , ya diriku sangat ingin berada disana
Surga, ya diriku ingin berjumpa denganmu disana

Diriku, kuatkah aku sampai titik terakhir nafasku mengingat diriNya
Diriku, bisakah aku menyimpan namaNya dalam nadiku sampai tiba saatnya
Diriku, mampukah ku menatap wajahNya yang sangat elok nan menawan di alam sana
Diriku, aghh….. semoga ku mampu……

Really…
Andai engkau tahu apa yang kupikirkan tentang DiriNya
Andai engkau tahu sangat susahnya ku sebut namaNya dalam setiap detik helai nafasku
Andai engkau tahu betapa cintaku padaNya kadang hanya terpoles di bibir saja
Andai engkau tahu kadang dzikirku tak mampu mendatangkan senyumNya untukku
Andai engkau tahu rumahNya hanya sebagai tempat pelepas penat aktivitasku, ga lebih!
Andai engkau tahu majlisNya hanya sebagai tempatku menyapa temanku, ga lebih!
Andai kau pun juga tahu, ku ingin seperti Fudhail Bin Iyadh yang tobat hanya dengan mendengar QS Al Hadid ayat 4 saja!

Kalaupun engkau tahu, kenapa engkau acuh terhadapku, Sobat…
Kalaupun engkau tahu, kenapa engkau biarkan aku tersesat jauh, Sobat….
Kalaupun engkau tahu, kenapa bibirmu bungkam, kenapa berbalik menjauhku.. kenapa,…
Ada yang salah dengan diriku…????
Prensented for all pejuang ? Semua butuh dakwah ikhwah… semua butuh gerakmu ikhwah… dan lingkunganmu hanyalah miniature kecil peradapan. Ya ayyuhal ikhwah, bersemangatlah….!!

Posted in Uncategorized |

Friday, May 25, 2007

Untaian kata kehidupan

Kucari Obat Hatiku

Siang hari aku telusuri dengan keteguhan hati
Senyummu menyambut mentari pagi
Ku temui insan dengan lapang hati
Walau memaksakan diri
Berdarah godaan syathon menyerang sanubari
Merayu kelubang paru-paru
Menembus pagar ambisi yang merugi

Ilmu ku tempuh dimana berada
Tiada peduli siapa disana
Terpenting membuka aura memuja
Kepada sang Khaliq Pemurah
Sang penguasa hati manusia

Suka derita jalan bahagia
Tangis tawa dan merona
Kembali ke hati mau menerima
Kesunyian hati tak pernah ternoda
Bila bersemayam di atas sajadah
Yang dihiasi keikhlasan cinta
Kepada Sang Maha Pemurah
Dibersihkan dzikir dan sanjungan
Dalam taman iman dan ketaqwaan
Kesunyian malam mengantar keheningan
Diselimuti suara kegelapan
Aku haturkan perjanjian
Hidup dan mati aku serahkan
Karena mengharap ridho-Nya
Kepasrahan hati untuk kembali
Kepada jalan lurus dan indah
Menghapus noda bathin
Yang menyesakkan dada
Disinilah obat itu aku terima
Dengan resep wahyu sang pencipta



Sumber: Masrifah Rahmah







Keikhlasan

☻ Betapa indah jiwaku,
Saat hatiku terbuka unutk berkata….
ngkaulah ya Allah segalanya
☻ Betapa tentram hatiku.
Saat sujud menghadap sepenuhnya…
Kepada Allah Yang Maha Agung
☻ Betapa damai sanubariku
Saat hembuskan nafasku berucap do’a
Hanya engkau ya Allah mengabulkanya
☻ Betapa bahagianya hidupku
Saat tetesan air mata mengakui kesalahan
Terumpah kepada Allah sang Maha Penyayang

Malam panjang cepat berlalu
Deraian tangis menyejukan
Perjalanan melelahkan terlupakan
Perjuangan menyesangsarakn terhapuskan …..dengan….
Pintu keberkahan Allah Yang Maha Besar
Cahaya menerangi jalan kehidupan
Tiada henti untuk kedepan

Pantulan sinar menyatu dalam Qalbu
Memberi secerca kebenaran
Ringan tiada beban
Terbang menembus awan
Menggapai nilai kemukjizatan
Dari Allah yang Maha Besar

Hati dingin serasa butiran salju
Putih bersih dihamparan alam
Hangat menyelimuti sanubari
Ter-untai ungkapan pujaan
Kepada Allah Yang Maha Suci
Tiada tertandingi oleh rasa
Tak bias di lukiskan oleh pena
Walau sejuta bayangan memaksa
Kcuali sebuah goresankenikmatan ke-ikhlasan
Dalam balutan keimanan.

Sumber: Masrifah Rahmah